Warning: Use of undefined constant jam - assumed 'jam' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 683

Warning: Use of undefined constant tanggal - assumed 'tanggal' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 684

Warning: Use of undefined constant tanggal - assumed 'tanggal' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 685

Warning: Use of undefined constant jam - assumed 'jam' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 686
KELENJAR GETAH BENING
The Power to be your best ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita

2014.4414 - 306.DIA
KRONOLOGIS KARYA » KELENJAR GETAH BENING ± Berita - Kesehatan © Dian. Posted : 2014-08-14 : 16:00:48 (2298 hari 01:12:01 lalu) HITS : 1724 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra lyrict-lagu-pilihan-lama () Editor
  RESENSI :
Mengenali :Lokasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening dalam Mewaspadai berbagai Kemungkinan Penyakit Berbahaya
Mutiara Sukma Situs Karya Seni dan SastraKarya inspirasi ini bebas dibagikan
  SELENGKAPNYA :
KELENJAR GETAH BENING Dian .--    Kelenjar Getah Bening (Kelenjar Getah Bening) dalam tubuh kita ada 600 kelenjar yang tersebar diseluruh tubuh namun yang sering kali terlihat sebagai benjolan dan teraba normal pada orang sehat terutama di daerah sub mandibular (bagian bawah rahang bawah; sub: bawah; mandibula: rahang bawah), ketiak atau lipat paha.

Pembesaran kelenjar getah bening 55% terjadi di daerah kepala dan leher. Tak perlu khawatir namun tetap harus waspada dengan melakukan pemeriksaan dokter agar dapat diantisipasi segala kemungkinannya serta dapat diketahui infeksi biasa atau ganas.
Kelenjar getah bening berbentuk oval terbungkus kapsul fibrosa yang berisi kumpulan sel-sel pembentuk pertahanan tubuh dan merupakan tempat penyaringan antigen (protein asing), mengeluarkan sel-sel yang telah mati, dan yang paling utama yaitu sebagai alat pertahanan terhadap infeksi.

Ketika terdapat antigen yang menginfeksi maka kelenjar getah bening dapat menghasilkan sel-sel pertahanan tubuh yang lebih banyak untuk mengatasi antigen tersebut sehingga kelenjar getah bening akan membesar. Pembesaran kelenjar getah bening dapat berasal dari penambahan sel-sel pertahanan tubuh yang berasal dari Kelenjar Getah Bening itu sendiri seperti limfosit, sel plasma, monosit dan histiosit atau karena datangnya sel-sel peradangan (neutrofil) untuk mengatasi infeksi di kelenjar getah bening (limfadenitis), infiltrasi (masuknya) sel-sel ganas atau timbunan dari penyakit metabolite macrophage (gaucher disease).
Membesarnya kelenjar, berarti terjadi reaksi perlawanan tubuh terhadap kuman penyakit sebagai penyebab infeksi. Infeksi itu sebetulnya berada di daerah sekitar kelenjar dan bukan di kelenjarnya.

Jika hasil pemeriksaan tidak ditemukan sebagai akibat infeksi, maka kemungkinan besar adalah tumor. Cirinya adalah jika benjolan ditekan tidak sakit, pertumbuhannya cepat dan mudah membesar. Jalan terbaik, adalah dilakukan biopsy di kelenjar tersebut. Dilihat dan diambil kelenjarnya dengan ditusuk jarum. Bisa juga dengan mengangkat jaringan kelenjar seluruhnya dengan jalan operasi dan kemudian diperiksa jenis sel-nya untuk memastikan apakah sekadar infeksi atau keganasan.

Gejala infeksi umum dapat dilihat di pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak, pangkal paha

Beberapa penyakit yang berhubungan dengan Kelenjar Getah Bening.

    1. Hodgkin’s.-- Merupakan jenis limfoma yang ditandai dengan pembesaran kelenjar getah bening dan limpa tanpa disertai rasa sakit. Kanker ini sangat progresif pada beberapa jaringan limfoid dan pertumbuhan abnormal sel terjadi secara cepat.

    Faktor resiko terkena kanker getah bening jenis Hodgkin’s adalah pria atau wanita usia 15-38 tahun dan usia di atas 50 tahun, mempunyai kelainan dalam fungsi sistem kekebalan seluler tubuh (sel-T) meskipun produksi antibodi normal.

    Gejala terkena kanker getah bening jenis Hodgkin’s :

    • Pembengkakan menyeluruh kelenjar getah bening di sekujur tubuh: Leher, ketiak, dan lipat paha (tidak terasa nyeri).


    • Demam, berkeringat pada malam hari, kurang nafsu makan, dan berat badan turun.


    • Pada beberapa orang, kadang-kadang menyerang dada yang menyebabkan gangguan pernafasan.


    • Semakin berkembang, sel-sel abnormal akan menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya dan mulai menyerang struktur lain termasuk paru-paru, hati, dan organ-organ abdominal.


    2. Non-Hodgkin.-- Merupakan kanker ganas yang berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya.

    Gejala-gejala kanker getah bening jenis Non-Hodgkin:

    • Pembesaran kelenjar getah bening.


    • Pembesaran tonsil dan kelenjar adenoid, limfonodus di leher dan sekitarnya menjadi kemerahan.


    • Limfoma yang berkembang menunjukkan gejala demam, berkeringat pada malam hari, lelah, dan berat badan menurun.


    Limfoma jenis ini lebih sering terjadi pada pria terutama pada usia di atas 50 tahun. Semakin tua usia seseorang semakin tinggi resiko terkena limfoma.

    Penyebab limfoma belum diketahui secara pasti namun ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu :

    • Faktor keturunan,


    • Kelainan sistem kekebalan,


    • Infeksi virus atau bakteri


    • toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia).




, 2014-08-14 : 16:00:48
Salam Hormat
Dian Tandri

Dian Tandri mulai gabung sejak tepatnya Sabtu, 2014-02-15 07:10:14. Dian Tandri mempunyai motto Hanya waktu sebagai alat uji mutu baku
Berita : 7 Karya
Resensi : 1 Karya
Total : 8 Karya Tulis
Kastil Cinta Ku, 2020-11-28 | 17:12:49
DAFTAR KARYA TULIS Dian Tandri
Isi Komentar KELENJAR GETAH BENING 4414
Nama / NameEmail
Komentar / Comment
BACK




ATAU berikan Komentar mu untuk karya KELENJAR GETAH BENING 4414 di Facebook



Terimakasih
KASTIL CINTA KU ,



CORNER KASTIL CINTAKU Mutiara Sukma
Orang sukses tidak malu meminta pertolongan orang lain
MIS Mutiara Sukma : Dian Tandri | Suryantie | Ade Suryani | Arum Banjar Sarie | Ambar Wati Suci | Chintia Nur Cahyanti