GITAR TAK BERDAWAI
The Power to be your best ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita

2012.4171 - 278.ADR
KRONOLOGIS KARYA » GITAR TAK BERDAWAI ± Puisi - Exploitasi © adriansyahputra. Posted : 2012-09-30 : 00:49:07 (2839 hari 18:03:41 lalu) HITS : 2848 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra lyrict-lagu-pilihan-lama () Editor
  RESENSI :
Gitar itu terlupakan dalam diam tak berdawai. Tersudut mati di kesunyian di antara kidung-kidung kepedihan.
Mutiara Sukma Situs Karya Seni dan SastraKarya inspirasi ini bebas dibagikan
  SELENGKAPNYA :
GITAR TAK BERDAWAI adriansyahputra .--    gitar itu diam
berdiri di sudut ruang kelam.
berselimutkan debu-debu usang
dengan dawai tak bergetar.
pada dawai,
diwarnai karat tebal melekat
yang membuatnya terjerat.

gitar itu bisu
sendiri dalam kebekuan.
tak ada lagu rindu
tak ada nada merdu
tak ada irama mendayu.
dalam sunyi
diam tak berbunyi.

gitar itu menangis
merindukan kidung cinta.
penuh harap dalam damba
jari-jemari lentik untuk memetik.
memetik dawainya dari hati
hingga tercipta alunan melodi.

gitar itu lapuk
lelah berdiri inginnya duduk.
mencari penopang
untuk menahan dawai usang.
namun tak tertahan
satu-persatu dawai putus
dawai melunglai terlihat melambai.
gitarpun tak berdawai
tiada lagi harapan untuk bergetar.

gitar itu terlupakan
dalam diam tak berdawai.
tersudut mati di kesunyian
di antara kidung-kidung kepedihan.

DKI, 2012-09-30 : 00:49:07
Salam Hormat
Adrian Putra Lara

Adrian Putra Lara mulai gabung sejak tepatnya Kamis, 2012-09-20 22:04:41. Adrian Putra Lara mempunyai motto
Puisi : 3 Karya
Total : 3 Karya Tulis
Kastil Cinta Ku, 2020-07-09 | 18:52:48
DAFTAR KARYA TULIS Adrian Putra Lara
Isi Komentar GITAR TAK BERDAWAI 4171
Nama / NameEmail
Komentar / Comment
BACK




ATAU berikan Komentar mu untuk karya GITAR TAK BERDAWAI 4171 di Facebook



Terimakasih
KASTIL CINTA KU ,



CORNER KASTIL CINTAKU Mutiara Sukma
Tindakan dari orang-orang adalah pemahaman yang terbaik dari apa yang mereka pikirkan.
MIS Mutiara Sukma : Dian Tandri | Suryantie | Ade Suryani | Arum Banjar Sarie | Ambar Wati Suci | Chintia Nur Cahyanti