BAHASA JIWA
The Power to be your best ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita

2011.385 - 17.NOV
KRONOLOGIS KARYA » BAHASA JIWA ± Filsafat - Cinta © Novran. Posted : 2011-01-15 : 23:40:47 (3468 hari -06:13:16 lalu) HITS : 2111 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra lyrict-lagu-pilihan-lama kumpulan puisi mutiarasukma20
  RESENSI :
Kelam dalam hampa yang menyelimuti diri ini
Seakan tiada berarti

Mutiara Sukma Situs Karya Seni dan SastraKarya inspirasi ini bebas dibagikan
  SELENGKAPNYA :
BAHASA JIWA Novran« M

.--    Sumber : Novran Kelam dalam hampa yang menyelimuti diri ini
Seakan tiada berarti lagi bagiku
begitu cepat, aku harus kehilangan orang yang aku sayang....
dan kini aku harus belajar sendiri, sepi, dalam kesedihan.
ingatku akan semua yang menjadi kenangan
kebersamaan, keceriaan, sekarang kesedihan
aku bersalah, sungguh bersalah sekarang
aku menyesal sungguh menyesal sekarang
karena aku yang sayang padamu.
selalu membuat kebahagiaan menjadi kesedihan.
menggabaikan sayang dengan tangisan. . .
dan aku sekarang bisa merasakan
kesakitan yang engkau jalanin saat bersamaku
begitu singkat, waktu yang kita jalani
sekarang waktu telah memberikan jawaban/>
di kala saat aku datang, dan aku sekarang harus pergi. . .
semoga akan ada seseorang yang bisa,
membuat mu bahagia.. seperti yang ku inginkan.


Bengkulu, 2011-01-15 : 23:40:47
Salam Hormat
Novran Aditya Rachman

Novran Aditya Rachman mulai gabung sejak tepatnya Selasa, 2010-11-30 23:23:07. Novran Aditya Rachman mempunyai motto
Cerita Pendek : 2 Karya
Prosa : 1 Karya
Puisi : 3 Karya
Biografi : 1 Karya
Filsafat : 5 Karya
Kisah Nyata khusus Privacy : 1 Karya
Total : 13 Karya Tulis
Kastil Cinta Ku, 2020-07-14 | 17:27:31
DAFTAR KARYA TULIS Novran Aditya Rachman
Isi Komentar BAHASA JIWA 385
Nama / NameEmail
Komentar / Comment
BACK




ATAU berikan Komentar mu untuk karya BAHASA JIWA 385 di Facebook



Terimakasih
KASTIL CINTA KU ,



CORNER KASTIL CINTAKU Mutiara Sukma
Orang gagal banyak alasan
MIS Mutiara Sukma : Dian Tandri | Suryantie | Ade Suryani | Arum Banjar Sarie | Ambar Wati Suci | Chintia Nur Cahyanti