PUISI UNTUK WAKIL RAKYAT
Suara Mutiara Sukma
The Power to be your best ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita

2011.377 - 15.ABA
KRONOLOGIS KARYA » PUISI UNTUK WAKIL RAKYAT ± Puisi - Politik © Abas. Posted : 2011-01-13 : 15:49:52 (3235 hari -00:01:46 lalu) HITS : 2579 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra lyrict-lagu-pilihan-lama kumpulan puisi mutiarasukma24
  RESENSI :
Di masa pemilu dahulu
Kami lihat gerak bola matamu seperti

Mutiara Sukma Situs Karya Seni dan SastraKarya inspirasi ini bebas dibagikan
  SELENGKAPNYA :
 « M

.--    Sumber : Andrinof A. Chaniago di masa pemilu dahulu
kami lihat gerak bola matamu seperti radar angkatan
perang
yang dapat melacak suara jangkrik di waktu siang
sehingga, kami sempat percaya bahwa tuan-tuan tahu apa
yang kami mau
kami pun sempat percaya bahwa tuan-tuan akan menjadi
pelindung kami
dari orang-orang yang hanya ingin memperkaya diri
sendiri
yang hanya ingin menjadikan kuasa dan harta sebagai
senjata
lewat retorikamu di saat kampanye dulu
kami percaya tuan-tuan akan akan bersiaga untuk kami
sepanjang waktu
menunggu keluh kesah rakyatmu
menampung dan merundingkan aneka kehendak kami
diantara sesama para politisi
tetapi setelah masa kampanye jauh berlalu
kursi berputar menyambut sibukmu
rumah rakyat yang sejuk mememelukmu
birokrasi menjadi penyaring tamu-tamumu
kita pun berjarak seperti tak pernah saling tahu
jauh di luar ruang kerjamu
ada pagar kekar berteralis baja
di sana kami berdiri berharap akan sapaanmu
dan bersiap dengan pertanyaan:
mengapa diammu bukan lagi perenungan?
mengapa tidurmu bukan lagi jeda pengabdian?
mengapa retorikamu menjadi tanpa logika?
di kejauhan pun kami mendengar
suara tinggi mu menggelegar
menggertak usulan rakyatmu sendiri
yang tengah berharap tegaknya demokrasi sejati
lewat pemilu dan pilkada yang bisa menghasilkan
pemimpin sejati
(kami pun bertanya, “mengapa tuan-tuan tidak berkenan
ketika ada orang ingin menjadi pemimpin sejati negeri
ini?”)
dengan sigap tuan-tuan berujar,
“calon perorangan merusak sistem!”
“calon perorangan harus didukung 15% suara sah!”
dan seterusnya.. dan seterusnya…
kami menjadi teringat ketika berjalan menuju ruangan
kantormu
di sana kami melintasi para penjaga berseragam bak
bala tentara kaisar romawi
yang sigap menyuruh kami memarkir kendaraan jauh dari
halaman parkirmu
sehingga kami harus berlari menghindari sengatan terik
matahari
masih bisakah kami percayai janjimu
ketika acungan telunjukmu bukan lagi tanda janji
tetapi pengawal ucapanmu
bahwa wakil rakyat adalah pemilik kekuasaan legislasi
kami pun mulai sadar
bahwa wakil rakyat di zaman kini
sudah membedakan antara penyalur aspirasi dan
kekuasaan legislasi
sudah membedakan antara kompetisi dan demokrasi
di media massa kami membaca
retorika-retorika barumu yang merobek makna
dan jawaban-jawabanmu yang makin jauh dari logika
mencampuradukkan energi sekumpulan partai dengan
energi seorang manusia
yang tidak ada contohnya di mancanegara
kini kami merasa seperti orang-orang yang ditinggal
pergi
oleh tuan-tuan yang dulu mengaku ingin menjadi
wakil-wakil kami
dan dulu pernah memberi janji
bahwa engkau akan menampung suara hati kami
tetapi ternyata waktu itu kami hanya bermimpi
retorika dan olah mimikmu tentu saja membuat banyak
orang terpesona
melumpuhkan niat orang-orang muda yang akan
berdemonstrasi
bahkan membuat para lansia mengangguk-angkuk sambil
tertawa
yang memberi pertanda bahwa akal sehat tidak lagi
berdaya
karena logika menjadi tidak berguna
sementara politik dilanda krisis etika
dan kebijakan-kebijakan tercerabut dari kedaulatan
rakyat
maka hari ini kami menyapamu dengan puisi


Jawa Tengah, 2011-01-13 : 15:49:52
Salam Hormat
Rd. Abas Kuncoro

Rd. Abas Kuncoro mulai gabung sejak tepatnya 5, 2010-12-09 21:32:25. Rd. Abas Kuncoro mempunyai motto Mulai dari diri sendiri
Berita : 2 Karya
Puisi : 4 Karya
Sajak : 1 Karya
Total : 7 Karya Tulis
Kastil Cinta Ku, 2019-11-22 | 15:48:06
DAFTAR KARYA TULIS Rd. Abas Kuncoro
Isi Komentar PUISI UNTUK WAKIL RAKYAT 377
Nama / NameEmail
Komentar / Comment
BACK




ATAU berikan Komentar mu untuk karya PUISI UNTUK WAKIL RAKYAT 377 di Facebook



Terimakasih
KASTIL CINTA KU Jumat, 2019-11-22



CORNER KASTIL CINTAKU Mutiara Sukma
Cara yang terbaik untuk meramal masa depan adalah menciptakan masa depan
MIS Mutiara Sukma : Dian Tandri | Suryantie | Ade Suryani | Arum Banjar Sarie | Ambar Wati Suci | Chintia Nur Cahyanti