PERJUANGANMU TAK PERNAH SIA
The Power to be your best ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita

2011.2076 - 122.ALI
KRONOLOGIS KARYA » PERJUANGANMU TAK PERNAH SIA ± Filsafat - Keimanan —» WITH VOICE Perjuanganmu tak Pernah Sia © Alia. Posted : 2011-08-24 : 09:24:51 (3247 hari 07:37:34 lalu) HITS : 2785 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra lyrict-lagu-pilihan-lama () kumpulan puisi mutiarasukma17
  RESENSI :
Disudut 6 berharap Ia ikhlas berlapang dada Belajar dewasa atas pendaran sikap Tak niat berbalik ke sisi jurang atau pun terjun - terhempas PERJUANGAN mu tak pernah SIA... Mengangkat ku dari jurang jahanam..
Mutiara Sukma Situs Karya Seni dan SastraKarya inspirasi ini bebas dibagikan
  SELENGKAPNYA :
PERJUANGANMU TAK PERNAH SIA Alia .--    RABB..
Mengapa harus teriris
memenangkan realis dibandingkan idealis
...
Masihkah bisa melobi dan berganti putusan...??

Sungguh ku tak sanggup membayangi
Mesti berawal dari huruf apa ketika menyampaikan _PESAN_
Meski melihatnya berurai dalam sendu

Pasti lidahku keluh
terbata...
Dan pun berurai...

Disudut 6 berharap
Ia ikhlas berlapang dada
Belajar dewasa atas pendaran sikap
Tak niat berbalik ke sisi jurang
atau pun terjun - terhempas

PERJUANGAN mu tak pernah SIA...
Mengangkat ku dari jurang jahanam..


From SMS No. 08578127***

Jawa Barat, 2011-08-24 : 09:24:51
Salam Hormat
Alia Tasya Kamila

Alia Tasya Kamila mulai gabung sejak tepatnya Minggu, 2011-09-04 09:30:43. Alia Tasya Kamila mempunyai motto
Filsafat : 2 Karya
Opini : 8 Karya
Puisi : 4 Karya
Total : 14 Karya Tulis
Kastil Cinta Ku, 2020-07-14 | 17:02:25
DAFTAR KARYA TULIS Alia Tasya Kamila
Isi Komentar PERJUANGANMU TAK PERNAH SIA 2076
Nama / NameEmail
Komentar / Comment
BACK




ATAU berikan Komentar mu untuk karya PERJUANGANMU TAK PERNAH SIA 2076 di Facebook



Terimakasih
KASTIL CINTA KU ,



CORNER KASTIL CINTAKU Mutiara Sukma
Saya selalu mencoba untuk merubah setiap bencana menjadi sebuah kesempatan.
MIS Mutiara Sukma : Dian Tandri | Suryantie | Ade Suryani | Arum Banjar Sarie | Ambar Wati Suci | Chintia Nur Cahyanti