Warning: Use of undefined constant jam - assumed 'jam' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 683

Warning: Use of undefined constant tanggal - assumed 'tanggal' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 684

Warning: Use of undefined constant tanggal - assumed 'tanggal' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 685

Warning: Use of undefined constant jam - assumed 'jam' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mutiaras/public_html/isi_berita_b.php on line 686
The Power to be your best ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita

2010.184 - 5.ANW
KRONOLOGIS KARYA » CINTA IBU MENENTUKAN WATAK ANAK ± Laporan - Sosial © Anwar. Posted : 2010-07-30 : 09:32:13 (3779 hari 07:53:00 lalu) HITS : 2128 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra lyrict-lagu-pilihan-lama kumpulan puisi mutiarasukma24
  RESENSI :
Kompas.com - Di usia balita, bukan hanya kebutuhan gizi saja
Mutiara Sukma Situs Karya Seni dan SastraKarya inspirasi ini bebas dibagikan
  SELENGKAPNYA :
CINTA IBU MENENTUKAN WATAK ANAK Anwar« M

.--    Kompas.com - Di usia balita, bukan hanya kebutuhan gizi saja yang wajib menjadi perhatian para orangtua. Inilah saat yang paling tepat menanamkan rasa cinta dan kasih sayang karena dampaknya akan terus terbawa hingga dewasa.


Meski bayi belum dapat membalas ucapan ayah ibunya, ia dapat menangkap rasa cinta yang disampaikan melalui tatapan, usapan, dan pelukan. Dan, ekspresi cinta yang ditangkapnya akan menjadi modal baginya untuk mengembangkan kekuatan emosional yang kelak membantunya mengatasi stres.



Karena itulah, para pakar menilai ikatan batin antara ibu dan anak menjadi kunci yang menentukan apakah seseorang akan tahan uji melewati berbagai fase kehidupan. Namun, sikap kasih sayang yang ditunjukkan secara berlebihan juga tidak disarankan karena bisa membuat anak merasa terganggu dan malu, terutama ketika anak mulai beranjak besar.



"Kasih sayang yang dicurahkan orangtua kepada anak bukan hanya mengurangi stres, tetapi juga membantu mengembangkan keterampilan sosialnya yang kelak membantunya di usia dewasa," kata Dr Joanna Maselko.



Dalam risetnya, Maselko dan timnya mengamati 500 orang di Amerika sejak mereka bayi hingga dewasa. Ketika para responden itu masih bayi, peneliti menilai respons ibu mereka terhadap emosi dan kebutuhan anak. Misalnya menilai apakah terdapat interaksi yang hangat antara keduanya.



Tiga puluh tahun kemudian, para peneliti meminta para responden yang kini sudah dewasa itu untuk mengikuti survei mengenai emosi dan perasaan. Ternyata, responden yang dilimpahi kasih sayang oleh ibunya mampu mengatasi tekanan hidup secara lebih baik. Mereka juga mampu mengatasi kecemasan dan emosi negatif.



Dr Terri Apter, psikolog dari Cambridge yang sering melakukan studi mengenai hubungan ibu dan anak, mengatakan, orangtua harus bersikap responsif terhadap kebutuhan anak. "Setiap bayi lahir tanpa tahu bagaimana mengatur emosi mereka. Mereka mempelajari emosi dari kesusahan dan juga ketenangan yang didapatnya," katanya.



Ibu yang responsif, lanjut Terri, paham apakah perhatian yang diberikannya sudah cukup atau kurang. "Ibu yang responsif bukan cuma tahu kapan harus memberi perhatian, tetapi juga kapan harus menjaga jarak," ujarnya.



, 2010-07-30 : 09:32:13
Salam Hormat
Anwar Nur Hadi

Anwar Nur Hadi mulai gabung sejak tepatnya , 0000-00-00 00:00:00. Anwar Nur Hadi mempunyai motto Kerjakan segala sesuatu dari yang paling kecil
Berita : 4 Karya
Laporan : 4 Karya
Puisi : 1 Karya
Opini : 2 Karya
Total : 11 Karya Tulis
Kastil Cinta Ku, 2020-12-03 | 17:25:13
DAFTAR KARYA TULIS Anwar Nur Hadi
Isi Komentar CINTA IBU MENENTUKAN WATAK ANAK 184
Nama / NameEmail
Komentar / Comment
BACK




ATAU berikan Komentar mu untuk karya CINTA IBU MENENTUKAN WATAK ANAK 184 di Facebook



Terimakasih
KASTIL CINTA KU ,



CORNER KASTIL CINTAKU Mutiara Sukma

MIS Mutiara Sukma : Dian Tandri | Suryantie | Ade Suryani | Arum Banjar Sarie | Ambar Wati Suci | Chintia Nur Cahyanti