Mutiara Sukma 08 Juli 2020 malam hening,
detak jam dinding semakin nyaring,
membangunkan sanubari yang terbaring,

namun ketika ku terjaga,
mengapa masih gelap gulita.?
dimana pelita..?

akhirnya kupejam mata,
coba hilangkan kepalsuan raga,
ternyata cahaya itu ada,
melampaui kemampuan Raga Sukma, Raga Sukma, Raga Sukma

tapi aku masih bertanya,
begitulah ego raga mempertaruhkan keangkuhan,
kesombongan seorang raja palsu,
kaku hingga habis waktu..

ingin rasanya kubelenggu saja raga ini,
tapi apalah arti diri ini,
karena ragaku,
wujud kesempurnaan ku

hingga menyeretku pada persimpangan,
membelah rasa yang sangat hebat,
terpuruk kekuatan jiwa raga,
LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL ADZIIM

Sumber :

Redaksi Mutiara Sukma 2012-02-15 02:03:11>

Dibaca terakhir :