Mutiara Sukma 23 Oktober 2019 Ayah..
Ibu...
Aku tersudut bertemankan sepi
Tangisan ala putri kecil merengek meminta belaian kasih
Mencari sehelai kehangatan yang tak pernah kurasakan lagi..

Aku serasa berpijak di atas rumput berduri
Merintih aku merasakan perih Membisu aku tak mampu berbagi
Tersudut di bisingnya dunia bukan ibu pertiwi..

Ayah..
Ibu...
Temani aku dalam setiap untaian doa dalam khusyuknya sujud kalian
Aku berjuang untuk pulihkan sinaran redup di masa silam
Meski aku hanya punya sepercik sinar keberanian

Kering jiwaku jauh dari Kehadirat Tuhan
Yakini saja bahwa di sudut sana masih bisa ku dapatkan
Belaian lembut kedamaian jiwa

Ayah..
Ibu...
Aku tersudut kemudian bertanya
'Apakah aku mampu mencapai suatu sudut yangg sama...
Segi,sisi,luas,panjang,lebar dan berkesinambungan?'

Waktuku tak banyak
Ku berlari mencari sudut itu
Meski pilu sembilu menjadi sahabat harianku...
Ayah,Ibu di sudut ini ku bisikkan Aku Mampu

Sumber :

Redaksi Mutiara Sukma 2011-11-29 16:35:17>

Dibaca terakhir : 2019-10-22 10:49:09