KATALOG KARYA TULIS SAKIT HATI KAMI MELIHAT BANYAKNYA KORUPTOR No : 2011.2033 Opini - Keadilan © 2011-08-17 : 17:19:39 (3809 hari -04:23:52 lalu)
KRONOLOGIS KARYA : Jumlah perolehan HITS 1899 Mutiara Sukma Portal Karya Seni dan Sastra Jumlah Komentar : 0 Komentator Pengiring Inspirasi : lyrict-lagu-pilihan-lama Status Karya Tulis : Publish
Share
>


SOUNDTRACK
Selamat SiangThe Power to be your best
ternyata tak ku duga, di sini mulai cerita
Lagu merupakan lagu pilihan MIS 6 Mutiara Sukma Chyntia Nur Cahyanti dipersembahkan dengan inspirasi : masih bersama mis mutiara sukma, masih iringan degung parahyangan masih bersama gelora rasa yang tiada reda, selama hayat masih di kandung badan.... Buka mata buka hati Satukan hati dan pikiran. Kastil Cinta Ku [MEMBANGUN CINTA MOMENT : 2021-11-10 06:09:33] RESENSI KARYA TULIS :
SAKIT HATI KAMI MELIHAT BANYAKNYA KORUPTOR (Chyntia Nur Cahyanti ,2011).-- Surabaya ( Berita ) : Pejuang Kemerdekaan Republik Surabaya ( Berita ) : Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, Hartoyik, merasa sakit hati melihat negeri ini makin banyak koruptor. “Terus terang pejuang-pejuang seperti kami ini sakit hati melihat negeri kami makin banyak koruptornya,” katanya seusai mengikuti upacara HUT ke-66 RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu [17/08].

Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Surabaya itu juga mengaku kecewa dengan ulah para elite politik yang saling jegal untuk mendapatkan kekuasaan. “Dulu kami berjuang dengan mempertaruhkan nyawa karena kami punya cita-cita bahwa setelah merdeka bangsa ini akan hidup tenteram dan damai,” kata pelaku pertempuran 10 November 1945 di Surabaya itu.

Namun Hartoyik merasa prihatin karena yang dia cita-citakan bersama rekan-rekan pejuang lainnya selama beberapa tahun menghadapi penjajah tidak setimpal dengan situasi bangsa saat ini.

“Bagaimana tidak sakit hati kami karena rekan-rekan kami yang lain sudah tinggal tulang-belulang di kuburan, sedangkan koruptor menguras kekayaan negeri ini untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya,” katanya didampingi anggota LVRI lainnya.

Ia menceritakan bahwa pada 1945 ketika penduduk Indonesia masih berjumlah sekitar 25 juta jiwa, ketenteraman sudah tertanam di benak rakyat, meskipun saat itu dalam situasi peperangan.

“Sekarang zaman sudah merdeka, pergolakan elite politik masih terus terjadi sehingga rawan menimbulkan perpecahan,” kata purnawirawan TNI Angkatan Darat berpangkat letnan satu itu.

Meskipun demikian, dia mengaku tidak patah harapan. “Harapan kami masih ada. Generasi yang akan datang Insya Allah akan membawa perubahan bangsa ini menjadi lebih baik lagi,” kata Hartoyik.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan kepada seluruh komponen bangsa untuk terus memelihara persatuan dan kesatuan agar tidak ada lagi peluang bagi terjadinya penjajahan model baru.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo yang menjadi pemimpin upacara di Grahadi mengatakan bahwa sudah selayaknya para generasi muda menghargai cucuran keringat dan darah para pejuang Kemerdekaan RI. “Kita dapat mengisi kemerdekaan ini dengan memerangi kebodohan, kemiskinan, dan pengangguran,” katanya.( ant )

source : http://beritasore.com/2011/08/17/sakit-hati-kami-melihat-banyaknya-koruptor/





Indonesia,
Manajemen Mutiara Sukma
Chyntia Nur Cahyanti mulai gabung sejak 4608 hari -00:04:22 lalu tepatnya 2009-06-09 13:00:09. Chyntia Nur Cahyanti mempunyai motto Sulit dan Rumit untuk meraih sukses sebelum FOKUS